Pukul 07.00 WIB Aku menatap layar handphone yang sedari tadi
tak bergeser dari tempatnya berada, berharap sebuah pesan singkat hadir
untukku.
1 jam menunggu ia tak kunjung ada
3 jam berlalu handphone itu tetap tak berubah dari
wallpapernya
5 jam sudah aku mulai lelah menunggu, tapi apa daya berharap
pesan singkat itu akan hadir untukku
7 jam berlalu handphone yang sedari tadi mati bagai tak berpenghuni
pun menyuarakan deringnya, yups ! pesan singkat yang aku harap dari dia dengan
semangat handphone itu aku ambil dari tempatnya, dan ternyata itu bukan dia. Aku
hanya tersenyum simpul
10 jam tlah berlalu. Satu pesan singkat darinya pun tak
kunjung sampai i handphone ku ‘Mungkin pesannya masih nyangkut di satelit kali
ya’ hiburku pada diri sendiri yang sedari tadi cemas.
Akhirnya aku membuka jejaring sosial yang sering kita
gunakan “facebook” disana tak ada inbox pesan untuk ku darinya. Aku pun
mengirim pesan untuknya berharap dia akan membalas pesanku.
Sekarang langit malam mulai menghiasi bumi, 12 jam aku
menunggu sejak pagi , satu pesan singkat darinya pun tak kunjung aku dapatkan ‘yah,mungkin
dia sibuk’ hiburku lagi.
Akhirnya aku membuka akun facebook ku lagi, sekali
lagi berharap dia membalas pesan ku. Dan lagi aku harus tersenyum simpul
menelan kekecewaan.
Pukul 20.00 WIB aku mengirim pesan singkat untuknya , berharap
dia lekas-lekas membalas pesanku. Dan hasilnya nihil. Aku hanya tersenyum
1 jam berlalu sebuah pesan singkat hadir dilayar handphone
ku. Ku baca namanya dan itu dari dia. Balasan pesan singkat yang sangat
singkat. Lagi-lagi aku hanya tersenyum. Membalas pesan singkatnya dengan rasa
sayang. 5 menit berlalu aku mendapatkan balasan yang sama. Kata-kata yang
singkat. Entahlah sampai kapan aku akan bertahan dengan kondisi yang seperti
ini. Yang aku lakukan sekarang hanyalah “bersabar”. Entahlah.. sampai kapan J)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ